Penyanyi : Pengertian Bahasa
Judul lagu : Pengertian Bahasa
Pengertian Bahasa
Pengertian Bahasa - Bahasa
bersifat dinamis dan terus berkembang. Penggunaan bahasa tidak hanya sebagai
alat komunikasi, namun juga telah menjadi identitas suatu bangsa. Fungsi bahasa
juga telah berkembang, dari mulanya sebagai alat komunikasi, hingga kini
menjadi alat kontrol sosial yang cukup ampuh. Perkembangan Bahasa Indonesia
yang masih mencari bentuk menuju pembakuan yang mantap, berlangsung sangat
cepat. Orang-orang yang mengamati perkembangan bahasa Indonesia akan melihat
betapa wajah bahasa Indonesia sudah banyak berubah
A.Pengertian Bahasa
Menurut Gorys
Keraf (2004 : 1), bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat
berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Ketika anggota
masyarakat menginginkan untuk berkomunikasi dengan sesamanya, maka orang
tersebut akan menggunakan suatu bahasa yang sudah biasa digunakannya untuk
menyampaikan sesuatu informasi. Pada umumnya bahasa-bahasa tersebut dapat
berbeda antara satu daerah dengan daerah yang lain, hal ini dapat dikarenakan
adanya perbedaan kultur, lingkungan dan kebiasaan yang mereka miliki. Mungkin
asumsi beberapa orang berpendapat bahwa tidak hanya bahasa saja yang dapat
dijadikan sebagai media komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa terdapat dua orang
atau lebih yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu
yang telah disepakati bersama. Mereka memakai beberapa alat ataupun media untuk
menyampaikan suatu kabar yang memang ingin diinformasikan kepada pihak lain
dengan menggunakan lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan
sebagainya.
Menurut KBBI
(Kamus Besar Bahasa Indonesia), bahasa adalah sistem lambang bunyi yang
arbiter, yang dipergunakan oleh sekelompok masyarakat untuk bekerjasama,
berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri. Dilihat dari pengertian yang ada
dalam kamus tersebut, dapat difahami bahwa bahasa juga dapat berfungsi sebagai
lambang bunyi sebagai mana not yang ada pada nada, akan tetapi fungsi atau
manfaat yang diberikan sangatlah berbeda antara keduanya. Bunyi yang dihasilkan
oleh bahasa dipreoritaskan untuk menyampaikan suatu informasi serta lebih
menitik beratkan pada kepadatan isinya bukan pada fungsi estetika yang
dihasilkannya.
Bahasa adalah
sistem simbol dan tanda. Yang dimaksud dengan sistem simbol adalah hubungan
simbol dengan makna yang bersifat konvensional. Sedangkan yang dimaksud dengan
sistem tanda adalah bahwa hubungan tanda dan makna bukan konvensional tetapi
ditentukan oleh sifat atau ciri tertentu yang dimiliki benda atau situasi yang
dimaksud.
Dari beberapa
definisi yang telah dipaparkan di atas maka dapat disimpulkan bahwa bahasa
adalah alat untuk berkomunikasi yang dapat disampaikan melalui lisan, tulisan
maupun media lain yang sudah disepakati oleh pihak yang berkomunikasi. Bahasa
yang disampaikan melalui lisan dapat disebut dengan bahasa primer sedangkan
bahasa yang diutarakan dengan menggunakan selain lisan disebut dengan bahasa
sekunder.
Adapun pengertian dari berkomunikasi
melalui lisan yaitu berkomunikasi dengan menggunakan suatu simbol bunyi yang
dihasilkan oleh alat ucap manusia yang memiliki ciri khas tersendiri yang dapat
berbada makna ketika diucapkan oleh orang dan kondisi yang berbeda . Suatu
simbol bisa terdengar sama di telinga kita tapi memiliki makna yang sangat jauh
berbeda. Misalnya kata ’sarang’ dalam Bahasa Korea yang memiliki arti cinta,
dalam Bahasa Indonesia artinya adalah tempat tinggal burung atau
binatang-binatang lain. Sedang pengertian dari tulisan adalah susunan dari
simbol (huruf) yang dirangkai menjadi kata bermakna dan dituliskan. Bahasa
lisan lebih ekspresif. Mimik, ekspresi wajah, intonasi, dan gerakan tubuh dapat
bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukannya.
B.Fungsi
Bahasa
Dalam
literature bahasa, fungsi bahasa secara umum ada empat, yaitu :
1.
Bahasa sebagai Alat Ekspresi Diri
Pada awalnya, seorang anak menggunakan bahasa untuk
mengekspresikan kehendaknya atau perasaannya pada sasaran yang tetap, yakni ayah-ibunya.
Dalam perkembangannya, seorang anak tidak lagi menggunakan bahasa hanya untuk
mengekspresikan kehendaknya, melainkan juga untuk berkomunikasi dengan lingkungan di sekitarnya. Setelah kita
dewasa, kita menggunakan bahasa, baik untuk mengekspresikan diri maupun untuk
berkomunikasi. Seorang penulis mengekspresikan dirinya melalui tulisannya.
Sebenarnya, sebuah karya ilmiah pun adalah sarana pengungkapan diri seorang
ilmuwan untuk menunjukkan kemampuannya dalam sebuah bidang ilmu tertentu. Jadi,
kita dapat menulis untuk mengekspresikan diri kita atau untuk mencapai tujuan
tertentu.
2.
Bahasa sebagai Alat Komunikasi
Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri.
Komunikasi tidak akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau
dipahami oleh orang lain. Dengan komunikasi pula kita mempelajari dan mewarisi
semua yang pernah dicapai oleh nenek moyang kita, serta apa yang dicapai oleh
orang-orang yang sezaman dengan kita. Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai
alat komunikasi, kita sudah memiliki tujuan tertentu. Kita ingin dipahami oleh
orang lain. Kita ingin menyampaikan gagasan yang dapat diterima oleh orang
lain. Kita ingin membuat orang lain yakin terhadap pandangan kita. Kita ingin
mempengaruhi orang lain. Lebih jauh lagi, kita ingin orang lain membeli hasil
pemikiran kita. Jadi, dalam hal ini pembaca atau pendengar atau khalayak
sasaran menjadi perhatian utama kita. Kita menggunakan bahasa dengan
memperhatikan kepentingan dan kebutuhan khalayak sasaran kita.
3.
Bahasa sebagai Alat Integrasi dan Adaptasi Sosial
Bahasa disamping sebagai salah satu unsur kebudayaan, memungkinkan
pula manusia memanfaatkan pengalaman-pengalaman mereka, mempelajari dan
mengambil bagian dalam pengalaman-pengalaman itu, serta belajar berkenalan dengan
orang-orang lain. Anggota-anggota masyarakat hanya dapat dipersatukan secara
efisien melalui bahasa. Cara berbahasa tertentu selain berfungsi sebagai alat
komunikasi, berfungsi pula sebagai alat integrasi dan adaptasi sosial. Pada
saat kita beradaptasi kepada lingkungan sosial tertentu, kita akan memilih
bahasa yang akan kita gunakan bergantung pada situasi dan kondisi yang kita
hadapi. Kita akan menggunakan bahasa yang berbeda pada orang yang berbeda. Kita
akan menggunakan bahasa yang nonstandar di lingkungan teman-teman dan
menggunakan bahasa standar pada orang tua atau orang yang kita hormati.
4.
Bahasa sebagai Alat Kontrol Sosial
Sebagai alat kontrol sosial, bahasa sangat efektif. Kontrol sosial
ini dapat diterapkan pada diri kita sendiri atau kepada masyarakat. Berbagai
penerangan, informasi, maupun pendidikan disampaikan melalui bahasa. Buku-buku
pelajaran dan buku-buku instruksi adalah salah satu contoh penggunaan bahasa
sebagai alat kontrol sosial.
Selain fungsi bahasa secara umum, bagi bangsa Indonesia ada dua
fungsi bahasa secara khusus, yaitu:
1.
Sebagai
Bahasa Nasional
Dalam bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai:
a.
Lambang
kebanggaan nasional
b.
Lambang
identitas nasional
c.
Alat
pemersatu masyakat yang berbeda latar belakang dan sosial budaya
d.
Alat
perhubungan antarbudaya dan antardaerah
2.
Sebagai
Bahasa Negara
Dalam kedudukannya sebagai bahasa Negara, bahasa Indonesia
berfungsi sebagai:
a.
Bahasa
resmi kenegaraan
b.
Bahasa
pengantar resmi di lembaga-lembaga pendidikan
c.
Bahasa
resmi dalam perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan
pelaksanaan pembangunan serta pemerintahan
d.
Bahasa
resmi dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta
tekonologi.
a. Alat untuk berkomunikasi dengan
sesama manusia.
b. Alat untuk bekerja sama dengan
sesama manusia.
c.
Alat mengidentifikasi diri.
sDemikianlah mengenai Pengertian Bahasa yang sempat kami berikan, Jangan lupa untuk melihat juga Pengertian Filsafat yang sebelumnya telah kami bagikan.
Demikianlah Artikel Pengertian Bahasa
Sekian Kunci gitar Pengertian Bahasa, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sekian postingan Chord gitar lagu kali ini.

0 Response to "Pengertian Bahasa"
Posting Komentar